Rabu, 26 Januari 2011

All About Pomegranate

Yuk kenal lebih jauh tentang Pomegranate atau yang biasa kita sebut buah Delima.
Sejarah
Delima (Punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang berasal dari Iran. Namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada, berdasarkan nama buah ini. Belakangan juga sudah mudah ditemukan di Asia Tenggara, RRC bagian selatan, Afrika dan Amerika Serikat.

Buah delima telah beribu tahun digunakan sebagai makanan dan merupakan salah satu dari lima tanaman pertama yang dipelihara bersama dengan buah zaitun, anggur, buah ara dan kurma. Biji delima pernah ditemukan pada situs arkeologi Zaman Perunggu Tengah (5000 tahun yang lalu) di Yerikho dan Nimrud di Israel. Bangsa Sumeria telah menanam pohon delima di bawah pohon kurma pada sekitar 3000 SM. Delima sangat sering disebut dalam Perjanjian Lama. Setelah mempelajari berbagai sumber teks kuno, para ahli berteori bahwa buah delima mungkin adalah “apel” yang tumbuh di Taman Eden. Nama latin delima, Punica granatum, berarti buah apel yang banyak bijinya.

Buah ini telah lama menjadi simbol agama dan artistik. Hal ini dijelaskan dengan cara yang paling kuno dari sastra Asia. Dalam Perjanjian Lama, Solomon menyanyikan sebuah "kebun buah delima." Karena perannya dalam legenda Yunani Persephone, delima juga digunakan untuk melambangkan kesuburan, kematian, dan keabadian dan merupakan lambang dari Misteri Eleusinian. Dalam seni Kristen, itu adalah simbol harapan. Sifat pengobatan legendaris membuat delima menjadi subjek yang tak terhitung jumlahnya, baik epik mitos dan karya seni, dari Raphael dan Cezanne ke Homer dan Shakespeare.

Botani
Delima merupakan tumbuhan perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2-5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, berduri pada ketiak daunnya. Kulit pohon delima berwarna cokelat muda dengan kuncup merah dan hijau kotor setelah tua. 
Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1-9 cm, lebar 0,5-2,5 cm, warnanya hijau. Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu dan berbunga sepanjang tahun. Kulit buah delima biasanya berwarna hijau kekuningan. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5-12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna lebih tua. 
Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih. Daging buah delima menempel pada biji, menyerupai selaput pembungkus biji, menyerupai selaput pembungkus biji. Rasanya asam-asam manis, segar di lidah.

Tanaman ini mudah tumbuh di hampir semua iklim, namun menyebar di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Walaupun tak terlalu memilih, tapi delima bisa tumbuh subur di tanah gembur kering. Di Amerika Utara delima mulai ditanam secara komersial terutama dari California dan Arizona selatan ke daerah tropis. Delima mulai diperkenalkan ke California oleh pemukim Spanyol pada tahun 1769. Tempat terbaik untuk pertumbuhan buah delima adalah di daerah iklim panas. Temperatur yang tinggi dan pengairan sangat penting selama periode berbuah untuk mendapatkan rasa terbaik. Pohon bisa terluka parah pada suhu di bawah 12 °C. Tanaman ini cukup toleran terhadap air garam dan kondisi tanah. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Tetapi juga tumbuh subur pada tanah liat berkapur atau asam dan batuan kerikil bertebaran.

Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah dan delima ungu. Namun yang paling dikenal sebagai pangan dan obat adalah delima merah. Sejak dulu, delima sering ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk membuat jus delima sebaiknya diminum dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol.

Kandungan
Di Asia, sari buahnya juga dikentalkan menjadi suatu sirup yang digunakan sebagai saus. Di Mesir buah ini dijadikan semacam minuman anggur, sirup, dan sari buah. Dalam satu gelas sari delima lebih banyak kandungan antioksidannya dibandingkan dengan satu gelas red wine, green tea atau orange juice. Sari buah delima tinggi kandungan ion kalium (potasium), vitamin A, C dan E serta asam folic. Dari bagian biji yang dapat dimakan, kandungan kalium per 100 gram (259 mg/gr), energi 63 kal, 30 mg vitamin C. Komponen ini dianggap sangat penting bagi kesehatan jantung (Time, Desember 2003).

Refuse: 44% (Skin and membrane)
Scientific Name: Punica granatum
NDB No: 09286 (Nutrient values and weights are for edible portion)

Nutrient Units Value per
100 grams
Number
of Data
Points
Std.
Error
Proximates
Water
g
77.93
3
0.033
Energy
kcal
83
0
0.000
Energy
kJ
346
0
0.000
Protein
g
1.67
3
0.260
Total lipid (fat)
g
1.17
3
0.406
Ash
g
0.53
3
0.067
Carbohydrate, by difference
g
18.70
0
0.000
Fiber, total dietary
g
4.0
3
0.922
Sugars, total
g
13.67
3
0.328
Minerals
Calcium, Ca
mg
10
3
0.742
Iron, Fe
mg
0.30
3
0.032
Magnesium, Mg
mg
12
3
1.428
Phosphorus, P
mg
36
3
4.475
Potassium, K
mg
236
3
12.170
Sodium, Na
mg
3
3
0.130
Zinc, Zn
mg
0.35
3
0.033
Copper, Cu
mg
0.158
3
0.036
Manganese, Mn
mg
0.119
3
0.014
Selenium, Se
mcg
0.5
1
0.000
Vitamins
Vitamin C, total ascorbic acid
mg
10.2
3
1.021
Thiamin
mg
0.067
3
0.007
Riboflavin
mg
0.053
3
0.003
Niacin
mg
0.293
3
0.007
Pantothenic acid
mg
0.377
3
0.012
Vitamin B-6
mg
0.075
3
0.003
Folate, total
mcg
38
3
11.258
Folic acid
mcg
0
0
0.000
Folate, food
mcg
38
3
11.258
Folate, DFE
mcg_DFE
38
0
0.000
Choline, total
mg
7.6
0
0.000
Vitamin B-12
mcg
0.00
0
0.000
Vitamin B-12, added
mcg
0.00
0
0.000
Vitamin A, RAE
mcg_RAE
0
0
0.000
Retinol
mcg
0
0
0.000
Carotene, beta
mcg
0
0
0.000
Carotene, alpha
mcg
0
0
0.000
Cryptoxanthin, beta
mcg
0
0
0.000
Vitamin A, IU
IU
0
0
0.000
Lycopene
mcg
0
0
0.000
Lutein + zeaxanthin
mcg
0
0
0.000
Vitamin E (alpha-tocopherol)
mg
0.60
0
0.000
Vitamin E, added
mg
0.00
0
0.000
Vitamin D (D2 + D3)
mcg
0.0
0
0.000
Vitamin D
IU
0
0
0.000
Vitamin K (phylloquinone)
mcg
16.4
3
6.061
Lipids
Fatty acids, total saturated
g
0.120
3
0.039
4:0
g
0.000
0
0.000
6:0
g
0.000
0
0.000
8:0
g
0.000
0
0.000
10:0
g
0.000
0
0.000
12:0
g
0.006
0
0.000
14:0
g
0.006
0
0.000
16:0
g
0.070
0
0.000
18:0
g
0.038
0
0.000
Fatty acids, total monounsaturated
g
0.093
3
0.019
16:1 undifferentiated
g
0.012
0
0.000
18:1 undifferentiated
g
0.077
0
0.000
20:1
g
0.004
0
0.000
22:1 undifferentiated
g
0.000
0
0.000
Fatty acids, total polyunsaturated
g
0.079
3
0.013
18:2 undifferentiated
g
0.079
0
0.000
18:3 undifferentiated
g
0.000
0
0.000
18:4
g
0.000
0
0.000
20:4 undifferentiated
g
0.000
0
0.000
20:5 n-3 (EPA)
g
0.000
0
0.000
22:5 n-3 (DPA)
g
0.000
0
0.000
22:6 n-3 (DHA)
g
0.000
0
0.000
Fatty acids, total trans
g
0.009
3
0.007
Cholesterol
mg
0
0
0.000
Stigmasterol
mg
0
1
0.000
Campesterol
mg
1
1
0.000
Beta-sitosterol
mg
4
1
0.000
Other
Alcohol, ethyl
g
0.0
0
0.000
Caffeine
mg
0
0
0.000
Theobromine
mg
0
0
0.000

Footnotes:
1 Based on samples of California Wonderful variety.
USDA National Nutrient Database for Standard Reference, Release 23 (2010)

Manfaat
Dalam dekade terakhir, ratusan karya ilmiah telah diterbitkan mengenai delima. Banyak efek ajaib delima telah terbukti dalam studi percobaan klinis dan manusia.
Selain sebagai makanan, manfaat kesehatan delima telah dikenal dan digunakan luas di banyak budaya. Penggunaan yang paling terkenal di seluruh dunia adalah sebagai obat cacing usus (sari akarnya). Alkaloid yang terdapat pada kulit buah membuat cacing melekat pada dinding usus manusia melepaskan pegangannya. Dalam Papyrus Ebers tertanggal 1530 SM, ramuan akar delima tercatat sebagai obat parasit usus, penggunaan yang terus berlanjut sampai sekarang. Dalam pengobatan Cina, biji delima putih mempunyai khasiat anti-radang. Dalam Ayurveda (pengobatan tradisional India), delima disebut sebagai zat yang berefek mendinginkan, terutama pada sumsum, darah dan saraf. Seorang dokter Yunani abad ke-2 bernama Soranus, penulis awal ginekologi dalam sejarah kuno, menyebutkan biji delima sebagai kontrasepsi oral dan supositoria vagina, dalam karyanya mengenai lima resep pemanfaatan buah delima. Penulis lain seperti Hippocrates, Dioscorides, dan Ibnu Sina telah menjelaskan penggunaan biji delima untuk mencegah konsepsi. Hari ini, biji delima masih digunakan sebagai kontrasepsi rakyat di beberapa wilayah Afrika.

Khasiat buah Delima
Antioksidan
Penelitian terbaru menyebutkan bahwa buah delima kaya akan antosianidin dan flavonoid yang berkhasiat antioksidan dan anti-inflamasi. Jus buah delima disebut-sebut memiliki antioksidan lebih besar daripada “makanan super” lain seperti anggur merah, teh hijau,dan blueberry. Antioksidan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel. Kerusakan sel ini berkaitan dengan segala macam penyakit termasuk kanker, penyakit jantung dan alzheimer.
Menurut American Journal of Clinical Nutrition (2003), seseorang yang minum 200 ml/hari selama satu minggu berturut-turut bakal mengalami peningkatan aktivitas antioksidan sekitar sembilan persen.

Melindungi jantung
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa jus delima memerangi pengerasan arteri dan penyakit terkait seperti serangan jantung dan stroke. Hal ini paling sering dikenal sebagai aterosklerosis. Buah delima mencegah penumpukan plak di arteri dan dapat meluruhkan penumpukan plak sebelumnya. Studi lain pada Journal of Cardiology menemukan bahwa pasien penyakit jantung koroner (PJK) yang meminum sari buah delima setiap hari selama tiga bulan menunjukkan peningkatan aliran darah ke jantung sekitar 17 persen. Aliran darah justru menurun sebesar 18 persen pada kelompok plasebo.

Menurunkan kolesterol buruk
Menurut penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, antioksidan dalam buah delima dapat mengurangi oksidasi LDL (kolesterol jahat) pada tikus. Hal ini menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) dalam tubuh.

Menurunkan tekanan darah
Satu studi menunjukkan bahwa minum 1,7 ons jus delima per hari menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 5 persen.

Mencegah dan mengobati kanker
Buah delima memiliki khasiat mencegah dan mengobati berbagai jenis kanker. Studi di Israel menunjukkan bahwa sari buah delima mengandung senyawa kimia yang mampu menghancurkan sel-sel kanker payudara sementara membiarkan sel-sel sehat. Buah delima mengandung fitokimia dan tinggi kandungan polifenol antioksidan. Senyawa tersebut berfungsi menghambat enzim yang berkaitan dengan perkembangan estrogen. Kanker payudara sangat dipengaruhi hormon estrogen. Jika seorang perempuan sudah tidak lagi memproduksi hormon estrogen, maka risiko terkena kanker payudara akan menurun. Ekstrak biji delima terfermentasi yang kaya polifenol mempromosikan pemulihan sel-sel leukemia kembali menjadi normal. Studi pada tikus menunjukkan bahwa sari buah delima dapat menghambat perkembangan kanker paru-paru dan kanker prostat. Dalam sebuah penelitian terhadap 50 laki-laki yang telah menjalani pengobatan kanker prostat, konsumsi 205 gram jus delima setiap hari memperlambat penggandaan PSA (ukuran perkembangan kanker prostat) dan mengurangi kebutuhan perawatan lebih lanjut seperti kemoterapi atau terapi hormon. Tak satu pun dari pasien yang mengembangkan kanker sampai menyebar di luar prostat selama studi.
Meski demikian, para peneliti belum bisa memastikan jumlah dosis yang efektif untuk mencegah kanker mengingat senyawa kimia yang berasal dari makanan tidak mudah diserap.

Melindungi otak bayi
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Pediatric Research menemukan bahwa meminum jus buah delima selama kehamilan membantu melindungi otak bayi yang baru lahir setelah kelahiran traumatik.

Mencegah osteoartritis
Beberapa studi menunjukkan bahwa sari buah delima dapat mencegah kerusakan tulang rawan. Menurut penelitian di Case Western Reserve University yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, ekstrak delima menurunkan tingkat bahan kimia yang disebut interleukin-1b (IL-1b) dan enzim yang mengikis tulang rawan dan membuat inflamasi. Para peneliti mengatakan ekstrak buah delima mungkin dapat menghambat degradasi kartilago pada osteoartritis.

Mencegah penyakit Alzheimer
Buah delima mungkin mencegah dan memperlambat penyakit Alzheimer. Dalam sebuah studi, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit Alzheimer diberi jus delima. Mereka mengakumulasi plak amiloid yang lebih sedikit dan melakukan tugas-tugas mental yang lebih baik. Peneliti dari Vanderbilt University Medical Center menemukan bahwa orang yang meminum jus 3 kali atau lebih dalam seminggu, dapat menurunkan resiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.

Skin Whitening
Penelitian telah menunjukkan bahwa asam ellagic bisa menekan UV-pigmentasi kulit yang disebabkan jika dioleskan atau jika diberikan secara oral. Mineka Yoshimura dan rekan menunjukkan dalam studi mereka "Hambat Pengaruh dari Ellagic Asam-Kaya Delima Ekstrak pada tirosinase Kegiatan dan UV-induced Pigmentasi" (Bioscience, Bioteknologi, Biokimia, 2005) bahwa ekstrak delima properti pemutih kulit. Efek ini mungkin disebabkan oleh penghambatan proliferasi melanosit dan sintesis melanin.

Bunga delima digunakan untuk membuat pewarna merah. Bunga delima juga dapat mengobati radang gusi dan bronkitis. Jus delima digunakan untuk produksi grenadine. Karena kandungan tanin tinggi kulit buah delima dapat digunakan untuk tan kulit. Daging buah delima berkhasiat sebagai penyejuk dan dapat digunakan mengobati sariawan, suara serak, sakit di tenggorokan, cacingan, perut kembung, rematik, sering buang air kecil, menurunkan tekanan darah tinggi, bahkan menurunkan berat badan. Biji delima yang sering dibuang juga menyimpan khasiat antara lain dapat menurunkan demam dan menyembuhkan batuk. Karena kandungan alkaloid pelletierine pada delima sangat toksik akhirnya menyebabkan kelumpuhan cacing pita, cacing gelang dan cacing kremi. Begitu juga dengan bagian kulit buah yang oleh masyarakat Cina disebut shi liu pi, merupakan obat alami mengatasi radang tenggorokan, dan radang telinga. Kulit buah juga digunakan untuk pengobatan sakit perut, buang air besar mengandung darah dan lendir (disentri), perdarahan seperti wasir berdarah. Kulit buah dan kulit kayu juga mengandung astringen kuat sehingga digunakan untuk pengobatan diare. Selain alkaloid, dalam kulit akar, kulit batang dan buah, terkandung zat penyamak. Zat ini berkhasiat untuk mengecilkan pori-pori, antiseptik dan hemostatik yang baik untuk keputihan.

Cara memanfaatkan Delima
Keputihan
Sediakan 30 gram kulit delima kering dan 15 gram herba sambiloto kering. Cuci bersih, lalu rebus dengan 1 liter air, sampai airnya bersisa separuhnya. Setelah dingin, saring air rebusan. Lalu bagi menjadi 3 bagian untuk diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan malam. Ramuan ini juga dapat digunakan untuk mencuci vagina.

Gangguan pencernaan
50g daun delima segar dimasak dengan air. Minum sewaktu suam.

Perut Kembung
Lima helai daun delima kering direndam satu gelas air panas. Minum setelah agak sejuk, minum tiga kali sehari.

Menurunkan berat badan
Tumbuklah 4 buah delima putih yang masih muda sampai halus. Campurkan air matang sebanyak satu cangkir. Saringlah dan beri garam sedikit. Minumlah ramuan ini setiap pagi selama satu minggu berturut-turut. Dengan cara ini berat badan akan turun dan tubuh menjadi langsing.

Sering buang air kecil
Sediakan 1 buah delima masak yang masih segar lalu ambil isi berikut bijinya. Tambahkan segenggam kucai yang sudah dicuci bersih dan dipotong seperlunya. Rebus bahan dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin saring. Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Batuk yang sudah berlangsung lama
Sediakan buah delima yang belum terlalu masak. Di malam hari sebelum tidur kunyah bijinya sampai halus, setelah itu buang dan jangan ditelan.

Tips mengonsumsi buah delima
- Ketika membeli buah delima, pilih yang berat dan tidak retak kulitnya. Bila disimpan di lemari es, buah ini dapat bertahan sampai enam bulan. Tapi lebih baik memakan yang segar.
- Untuk membuka delima, pertama Anda harus memotong mahkotanya, lalu iris kulitnya dari atas ke bawah pada tiga atau empat bagian. Buka kulit delima dengan jari-jari Anda dan ambil isi buahnya ke dalam dalam mangkuk.
- Baik daging maupun biji delima bisa dimakan. Biji delima adalah sumber serat dan nutrisi yang baik, jika Anda merasa nyaman memakannya. Banyak khasiat buah delima terdapat pada bijinya.

Oriflame juga memiliki produk yang mengandung pomegranate yaitu Exfoliating shower gel with Pomegranate and Cherry Blossom. Sabun Mandi ini berbentuk gel dan mengandung scrub. Jadi sangat baik sebagai antioksidan dan menghilangkan kotoran-kotoran di badan. Setelah menggunakannya tidak membuat kulit kering seperti pada sabun kebanyakan. Rasakan sensasi segar dan keharuman perpaduan pomegranate dan cherry setelah mandi dengan menggunakan Exfoliating shower gel with Pomegranate and Cherry Blossom.


0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...