Jumat, 01 Juli 2011

Hindari Minum Air Es Setelah Makan


Sista dan brother suka minum air dingin setelah makan? 
Jika iya, sebaiknya kebiasaan itu segera dihentikan. 
Kenapa begitu? 
Menurut ilmu kedokteran, minum air dingin setelah makan akan membekukan makanan berminyak yang baru dikonsumsi. Pembekuan itu disinyalir akan memperlambat pencernaan. Sekali saja “mengendap” bereaksi dengan asam, akan merusak dan diserap usus lebih cepat dari pada makanan padat, dan akan membatasai usus. Segera setelah itu, akan menimbun menjadi lemak dan menjadi penyebab kanker.

Memang enak, minum air dingin usai makan, seperti : Cola dingin, teh manis dingin, es krim atau sirup dingin lainnya, tapi ingat……. ! Hal itu bisa berakibat fatal. 

Minuman yang dingin bisa mengakibatkan mengkerutnya saluran-saluran darah dari yang besar hingga sekecil diameter rambut kita. Air dingin akan membekukan makanan berminyak yang kita santap, apalagi makanan berlemakIni akan memperlambat proses pencernaan. Lemak itu akan terbentuk dalam usus, ia akan mempersempit saluran pencernaan dan lama kelamaan akan menyebabkan lemak berkumpul sehingga kita semakin gemuk atau menuju ke arah munculnya berbagai penyakit. Biasanya, orang yang terlalu gemuk akan mudah terserang berbagai penyakit, terutama penyakit jantung. 

Karenanya, setelah menyantap makanan minumlah air panas atau hangat yang akan mencairkan segala makanan berlemak sehingga mudah diserap tubuh. Kurangi kebiasaan meminum minuman dingin baik yang telah didinginkan di kulkas atau dicampur es. 

Orang-orang Jepang dan China telah membiasakan minum Teh Panas atau Sup Panas usai makan dan bukannya air dingin. Ternyata kebiasaan mereka itu dapat mengurangi ataupun menghambat munculnya serangan jantung.

Tentang air panas kaitannya dengan “serangan jantung” tentu ada korelasinya. Bagi mereka yang memiliki penyakit jantung koroner berapapun persentase penyumbatannya, akan memudahkan terjadinya serangan jantung apabila terbiasa minum air dingin. Hal demikian karena saluran koronernya bisa mengeras dan atau mengkerut sehingga lubang salurannya bisa mengecil yang pada gilirannya dapat menghambat laju dari ke jantung. Oleh karena itu, untuk menghambat proses mengkerut dan mengerasnya saluran koroner, biasakanlah meminum air panas.

Bagi mereka yang mendapat serangan jantung koroner, ada baiknya minum air panas untuk mengembangkan saluran koronernya memperlancar laju darah, sebelum diambil tindakan medis selanjutnya.

Setiap orang harus mengenali tanda-tanda serangan jantung terutama jantung koroner. Apabila tangan sebelah kiri merasakan sering pegel-pegel mulai dari jari tangan hingga bahu dan kemudian diikuti seringnya kesemutan. Kemudian, rasa sakit di dada sebelah kiri hingga tembus ke punggung. Selanjutnya diikuti rasa pusing, sesak nafas dan berkeringat dingin. Maka gejala-gejala demikian adalah awal atau permulaan serangan jantung. Apabila kita mengenali gejala tersebut, maka segeralah melakukan tindakan yang diantaranya minum air panas, sebelum meminum obat-obat untuk mengencerkan darah seperti Trombo aspilet, ascardia atau palavic.

Terapi saluran koroner dengan air panas yang diminum itu, tentu saja hanya sebagai mencegah berlanjutnya serangan jantung. 
Jalan yang terbaik untuk mencegah munculnya serangan jantung koroner itu adalah perilaku sehat kita, sebagaimana tips di bawah ini:

1. Melakukan tindakan olah raga secara rutin sesuai dengan porsi usia dan dilakukan secara konsisten. Kalau memungkinkan, dilakukan setiap hari dengan minimal 10 ribu langkah ;

2. Makanlah yang baik dan halal serta menghindari yang berkadar lemak tinggi seperti pada daging jeroan, bersantan, berminyak (Goreng-gorengan), dan yang mengandung zat kimia (pemanis, pengawet dan pelezat). Hindari merokok. Ini berbahaya;

3. Hidup bersahaja, bersabar, hidup bersih diri dan lingkungan

4. Untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah kita, maka biasakan melakukan diet melalui puasa atau mengurangi makanan seperti pada point kedua

5. Apabila saat ini kita sudah merasakan gejala serangan jantung, maka rajinlah konsultasi dengan dokter

Semakin banyak kita mengenali gejala awal serangan jantung, dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan, maka akan semakin terbuka lebar terhindar dari serangan jantung yang mematikan. 


Terapi Air
Di Jepang, saat ini sedang popular minum air setelah bangun pagi.

Test ilmiah telah membuktikan keampuhannya. Terapi air ini telah sukses dibuktikan oleh kumpulan ahli pengobatan Jepang untuk penyakit lama dan serius, termasuk penyakit modern. Sebut saja misalnya sakit kepala, sakit badan, sistem jantung, arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, serta penyakit telinga, hidung dan kerongkongan.

Berikut metode terapi yang bisa dipraktikan :
* Setelah bangun pagi sebelum menggosok gigi, minum 4×160 gelas air.
* Gosok dan bersihkan mulut tetapi jangan makan ataupun minum apapun selama 45 menit.
* Setelah 45 menit boleh makan dan minum seperti biasa.
* Untuk yang belum dapat minum 4 gelas air pada saat memulai, bisa digantikan dengan minum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas perhari.


0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...