Jumat, 04 November 2011

Budidaya 22 Komoditas Laut untuk Konsumsi Lokal dan Ekspor

Judul : Budidaya 22 Komoditas Laut untuk Konsumsi Lokal dan Ekspor
Pengarang : M. Ghufran H. Kordi K.
Kategori : Perikanan
Halaman/Ukuran : xxviii+356 hlm, 16x23 cm
ISBN : 978-979-29-2449-7
Penerbit : Lily Publisher (2011)
Harga : Rp. 64.000,-, kec. Papua (Belum diskon)


Potensi sumber daya perikanan laut Indonesia sangat besar. Terutama kegiatan perikanan tangkap tidak dapat diekspansi lagi, mengingat stok sumber daya perikanan tangkap telah dieksploitasi secara berlebihan dan kadang terhadang oleh pengaruh cuaca. Jumlah penduduk Indonesia yang besar merupakan potensi pasar bagi produksi budi daya perairan.

Akuakultur menjadi tulang punggung untuk produksi perikanan nasional di masa depan, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun untuk ekspor. Di samping itu, biota-biota akuatik yang dibudi dayakan merupakan komoditas bernilai jual tinggi di pasar internasional, sehingga tidak sulit menembus pasar ekspor.

Di antara biota akuatik yang bernilai jual tinggi dan telah dibudi dayakan adalah biota laut, baik ikan maupun non ikan. Biota laut non ikan yang bernilai jual tinggi dan merupakan komoditas ekspor, di antaranya adalah udang, tiram mutiara, sotong, karang hias, kima, abalon, rajungan, lobster, kepiting bakau, teripang, dan rumput laut.

Buku ini adalah buku teknis-praktis yang ditulis untuk panduan/pegangan bagi praktisi yang bergerak dalam budi daya biota laut non ikan, seperti petani ikan, teknisi, penyuluh, tenaga pendamping, fasilitator/pelatih, dan pengusaha/calon pengusaha sebagai bagian dari upaya mendorong budi daya laut atau marikultur, khususnya biota laut non ikan.


0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...