Rabu, 09 Mei 2012

Kiat Sukses Pembesaran Lele Unggul


Judul : Kiat Sukses Pembesaran Lele Unggul
Pengarang :  M. Ghufran H. Kordi K  
Kategori :  Perikanan  
Halaman/Ukuran :  xiv+178 hlm,  17,6x25  cm 
ISBN : 978-979-29-3099-3
Penerbit : Penerbit Andi (1st Published - 2012) 
Harga : Rp.  43.000 ,- (belum diskon dan ongkir) 


Ikan lele merupakan salah satu ikan ekonomis penting, khususnya dalam produksi budi daya air tawar di Indonesia. Ikan berkumis keluarga catfish ini menduduki urutan ketiga dalam produksi budi daya ikan air tawar, setelah ikan nila dan ikan mas. Lele memiliki banyak keunggulan, antara lain dapat hidup di berbagai lingkungan air tawar, tahan penyakit, dan memakan apa saja, sehingga mudah di budi dayakan dengan biaya produksi yang murah. Selain itu risiko mengalami kerugian karena kematian sangat kecil. Karena itu, lele dapat dibudi daya di berbagai lahan, dari lahan luas hingga lahan sempit di pekarangan rumah.

Jenis lele yang paling banyak dipelihara adalah lele dumbo (C. gariepinus). Lele dumbo merupakan jenis yang berukuran besar dan tumbuh lebih cepat. Namun akhir-akhir ini lele dumbo juga mengalami penurunan keunggulan yang ditandai dengan pertumbuhan yang menurun dan tingginya kematian benih. Penurunan pertumbuhan lele dumbo disebabkan oleh menurunnya kualitas genetik.

Menghadapi kondisi tersebut para peneliti dan praktisi mengupayakan perbaikan mutu genetik lele untuk menghasilkan lele unggul. Dua jenis lele unggul baru yang kini telah beredar adalah lele sangkuriang dan lele phiton. Kedua jenis lele tersebut tumbuh lebih cepat dengan konversi pakan yang lebih rendah. Sehingga saat ini di Indonesia terdapat tiga jenis lele unggul, yaitu lele dumbo, lele sangkuriang, dan lele phiton. Dengan menggunakan bibit lele unggul, maka budi daya menjadi lebih ekonomis. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan lele ukuran konsumsi hanya 50-70 hari.


0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...